Elizabeth, Pemilik Merek Tas Ternama di Indonesia Yang Terus Berinovasi

Mendengar nama Elizabeth, bagi Generasi Y tidak begitu terkenal. Tetapi untuk generasi yang lebih tua, nama Elizabeth mungkin menjadi salah satu toko impian. Bahkan beberapa orang tidak punya pilihan selain berbelanja di toko legendaris Elizabeth.

Saat ini, toko tersebut, yang terkenal dengan produk tasnya, telah membentuk dunia mode Indonesia selama 56 tahun. Namun, seiring bertambahnya usia, Elizabeth tidak mau kalah. Bisnis dengan ribuan karyawan dan 90 toko di Indonesia memperkuat reputasinya sebagai pemasok merek fashion lokal berkualitas tinggi.

Salah satu merek lokal Indonesia, didirikan pada tahun 1963, menjual tas wanita, celana dalam, tas pria, koper, dompet, pakaian wanita dan sepatu. Elizabeth juga menawarkan aksesoris untuk wanita dalam bentuk jam tangan, mutiara, gelang, anting-anting dan kacamata, serta jam tangan dan kacamata hitam pria.

“Karyawan kami menjalankan bisnis ini. Kami tidak akan berada di sini tanpa mereka. Itu sebabnya perusahaan bertahan hingga hari ini,” katanya.

Menurut Dewi, sekitar 1.500 orang saat ini bekerja di pabrik Elizabeth. Mereka terus mengembangkan gagasan produk untuk mengintegrasikan perubahan zaman. Salah satu perubahan terbaru adalah pengenalan tas batik Elizabeth Exclusive.

“Elizabeth adalah perusahaan lokal, jadi kami dapat menampung banyak pekerja di sektor ini,” kata Yasmin Oktavia di Pariwisata Putri Jawa Timur di toko Elizabeth Gubeng di Surabaya dalam sebuah wawancara. ,

Talkshow Surabaya, di mana influencer dan audiens berpartisipasi untuk berdiskusi dan bertukar pengetahuan tentang dunia mode, adalah bagian dari Roadshow Elizabeth Near You.

Tur ini adalah tempat untuk membawa Elizabeth lebih dekat ke konsumen dan ke berbagai bagian. Selain menghadirkan koleksi baju renang Elizabeth terbaru seperti tas, pakaian, sepatu, dan aksesori, Elizabeth Close to you menawarkan banyak acara bincang-bincang di mana Anda dapat mendiskusikan dan bertukar pengetahuan tentang dunia fahsion plus, “kata Dewi.

Sebagai duta pariwisata, Yasmin Oktavia menjelaskan banyak hal terkait hubungan antara mode Indonesia dan pariwisata. Ketika sampul batik membanjiri pasar, kebanggaan dan penghargaan terhadap karya asli Indonesia tumbuh dengan setiap individu dan diukir dengan setiap generasi.

Pada kesempatan ini, kata Yasmin, industri kreatif seperti fashion telah menjadi wakil Indonesia di dunia pariwisata. Produk nasional Indonesia unik dan berkualitas lebih rendah daripada produk impor. Untungnya, banyak orang masih lebih suka produk fashion impor.

Sebagai catatan, lebih dari 56 tahun bekerja, Elizabeth telah memenangkan banyak penghargaan. Di antaranya adalah 21 Kartini Indonesia, Upakarti, Top Brand dan Indonesia Living Legend Brand 2019. Penghargaan ini merupakan bukti penghargaan untuk Elizabeth, yang berdedikasi untuk menyediakan produk elegan dan berkualitas tinggi yang cocok untuk semua generasi.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*