Cara Membuat Sitemap di WordPress

Cara Membuat Sitemap di WordPress

Pengenalan

Dalam artikel ini kita akan membahas cara membuat sitemap di weblog. Apa itu sitemap? Seperti namanya, Sitemap adalah daftar halaman net yang dapat diakses sehingga dapat terbaca oleh pengguna dan mesin pencari. Mungkin Anda pernah melihat atau menemukan bermacam-macam situs, terutama situs pemerintah yang salah satu link-nya diberi nama ‘sitemap’. Hyperlink ini akan mengarahkan pengguna dan mesin pencari untuk menjelajahi semua halaman yang tersedia di web site tersebut.

Sitemap diperkenalkan di awal kemunculan web pada tahun 1994 dan 1995. Ketika itu, sitemap dianggap penting untuk disertakan dalam web site. Mungkin saja karena pada tahun-tahun tersebut sitemap web site merupakan alat navigasi utama sebelum para desainer memperkenalkan navigasi yang canggih dan gampang digunakan.

Mungkin Anda menganggap bahwa sitemap tidak lagi diperlukan karena telah ada alat navigasi yang lebih baik dan lebih cepat. Sayangnya Anda salah. Dari sudut pandang search engine optimisation, sitemap bahkan sangat diperlukan saat ini. Berikut beberapa keuntungan mengapa Anda membutuhkan sitemap:

  • Sitemap membuat halaman Web site Anda lebih gampang dicari oleh mesin pencari, dan serta indexing akan lebih cepat.
  • Jika ada perubahan pada struktur web site Anda, sitemap akan menginformasikannya pada mesin pencari.
  • Sitemap serta membantu mesin pencari untuk mengindeks web site besar yang memiliki banyak sekali halaman yang tidak terstruktur atau tidak interlinked.

Tiga poin di atas adalah beberapa alasan mengapa sitemap sangat penting dan mengapa Anda harus membuat sitemap untuk web site WordPress. Pada tutorial WordPress kali ini, kami akan mengajak Anda untuk mengetahui jenis-jenis sitemap, cara menambahkan sitemap pada WordPress, dan langkah mensubmit WordPress sitemap URL ke mesin pencari. Mari kita mulai.

Yang Anda Butuhkan

Sebelum panduan ini dimulai, Anda harus:

  • Mengakses WordPress admin space

Mengetahui Perbedaan XML Sitemap dan HTML Sitemap

Secara umum, sitemap dibagi dalam dua kategori: XML sitemap dan HTML sitemap. Perbedaan utama kedua sitemaps ini adalah XML ditujukan untuk mesin pencari, sedangkan HTML dibuat untuk pengguna web site.

  • XML sitemap:
    Seperti yang telah dijelaskan, XML sitemap ditujukan untuk mesin pencari. Selain itu, XML serta berisikan metadata dengan URL web site. Metadata berisikan seluruh informasi, termasuk kapan terakhir kali suatu URL di-update, seberapa cepat perubahan berlangsung, dll.
  • HTML sitemap:
    HTML sitemap ditujukan untuk pengguna. Selain itu, HTML serta memberikan navigasi yang lebih gampang. Sitemap ini serta mengarahkan pengguna untuk mengunjungi halaman Contact Us atau Procuring Cart, dll. Tidak diragukan lagi, HTML sitemap selain benar-benar dirancang untuk pengguna, tapi serta menaikkan rating web site karena web site Anda lebih gampang digunakan.

Baik HTML sitemap maupun XML sitemap sangat memudahkan mesin pencari untuk menjelajahi halaman. Kedua sitemap ini sangat kami rekomendasikan untuk digunakan – satu untuk mesin pencari dan satunya lagi untuk pengguna. Mengapa? Karena Anda tidak akan kehilangan berbagai elemen penting yang berhubungan dengan search engine optimisation dan serta memberikan jamina pengalaman optimum kepada pengguna Anda.

Meskipun Anda menjalankan web site populer, atau web site baru, atau weblog, Sitemap sangat dibutuhkan untuk semua web site. Untuk weblog baru yang tidak memiliki banyak backlink, sitemap membantu dalam mengindeks halaman net.

Mari kita mulai dengan tutorial terlebih dahulu, kemudian mempelajari bagaimana caranya untuk menambahkan kedua sitemap tersebut pada WordPress.

Langkah 1 – Membuat XML Sitemap untuk WordPress

Ada beberapa cara untuk membuat WordPress XML sitemap. Pada tutorial ini, Anda akan mempelajari cara untuk menambahkan sitemap memakai beberapa plugin WordPress sitemap. Mari kita mulai.

Cara 1 – Membuat XML Sitemap dengan search engine optimisation Yoast

  1. Set up dan aktifkan WordPress search engine optimisation by Yoast plugin.
  2. Setelah plugin diaktifkan, lihat search engine optimisation -> Options dan aktifkan fitur Superior setting pages.
  3. Fitur ini akan mengaktifkan XML sitemap untuk WordPress Anda. Halaman baru XML Sitemaps akan muncul di bawah menu search engine optimisation. Di sini Anda dapat mengatur berbagai pengaturan, seperti max entries per sitemap, exclude explicit pages/posts dari sitemap, dan seterusnya. Anda tidak perlu mengubah apa pun di sini kecuali jika menginginkan customized WordPress sitemap.
  4. Pada langkah ini Anda membuat XML sitemap memakai plugin tersebut. URL WordPress sitemap dapat dilihat dibawah Your XML Sitemap.

Cara 2 – Membuat XML Sitemap dengan Google XML Sitemap

Plugin Google XML sitemap Dapat serta digunakan untuk membuat XML sitemap guna memudahkan mesin pencari dalam menjelajahi web site Anda.

Plug ini merupakan cara yang gampang dalam membuat sitemap untuk berbagai mesin pencari, seperti Ask, Google, Yahoo, dan Bing. Plug ini pun membuat sitemap untuk semua halaman WordPress dan customized URL. Secara otomatis, plug ini mengirim notifikasi ke seluruh mesin pencari utama manakala konten terbaru dimuat atau di-publish.

Berikut beberapa cara yang dapat Anda ikuti:

  1. Meng-install dan mengaktifkan plugin ini dari WordPress plugin listing yang resmi.
  2. Setelah diaktifkan, plug ini akan secara otomatis menampilkan sitemap untuk web site Anda.
  3. Untuk melihat URL WordPress sitemap Anda, bukalah halaman konfigurasi plugin dengan mengklik Settings -> XML Sitemap. Di halaman ini Anda serta dapat mengubah beberapa pengaturan, seperti submit/web page precedence, exclude content material, dll.

Sumber : sukadunia.net

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*